キネマ106 – 残響ノ鎮魂歌 (Zankyou no Requiem) Lirik Indonesia

My god udah berapa lama ane gak post di blog ini!!?? Bener-bener terasingkan banget =x=

Ane punya banyak alesan yang bisa ane sampaikan terkait kenapa ane gak bisa aktif nerjemahin lagi tapi gak usah banyak cingcong deh.

Lagipula lagu yang ane terjemahin kali ini durasinya 30 menit lho!! Lagu dari circle Kinema106, aransemen yang menceritakan karir salah satu Kapal Penghancur Angkatan Laut Jepang di era Perang Dunia ke-2, Hibiki. Well, ini lagu KanColle jadi ane berharap ada yang tahu KanColle baca blog ini. Lagu ini buat ane menakjubkan. Bagaikan sedang menunggangi rollercoaster!!! Penuh dengan pergantian genre dan perasaan yang meluap di setiap baitnya! Ugghh keren banget dah!

Anyway ane sendiri (berharap) bisa post lebih sering cuma yah… pokoknya do’ain aja idup ane lancar jaya.

Thanks buat Releska untuk terjemahan Inggrisnya.

PS: Requiem artinya adalah lagu pengiring kematian yang biasa dibawakan di gereja-gereja katolik pada upacara kematian.

————————————–

残響ノ鎮魂歌
zankyou no rekuiemu
Lagu Pengiring Kematian yang Bergema
Vokal: 黒兎ウル, 柊南, lino
Aransemen: Tom
Album: 残響ノ鎮魂歌
Circle: キネマ106
Dirilis saat event: C91

————————————-

さあ何から話そうかな たくさんのことがあったな
少し長い話になると思うけど耳を傾けてくれると嬉しい
ねえ例えば過ぎ去っていく季節に置き去りにされたとしたら
君は鮮やかにも儚い四季彩にどんな歌を贈るのだろう

saa nani kara hanasou kana takusan no koto ga atta na
sukoshi nagai hanashi ni naru to omou kedo mimi wo katamukete kureru to ureshii
nee tatoeba sugisatte iku kisetsu ni okizari ni sareta to shitara
kimi wa azayaka ni mo hakanai shikisai ni donna uta wo okuru no darou

Mulai dari manakah ‘ku memulai kisah ini? Banyak hal yang telah terjadi…
Rasanya ini akan menjadi cerita yang agak panjang, tapi aku akan senang bila kalian mau mendengarkannya baik-baik.
Hei, bila dirimu ditinggalkan kala musim yang tersurat nan fana berlalu,
Lagu apakah yang ‘kan kau nyanyikan ‘tuk menemani perasaanmu?

鳴り止まぬ残響の鎮魂歌を声を枯らして歌う 空に届きますように
ここでみんなが歩んできた道と存在の証明 遠く届きますようにと高く掲げ

nariyamanu zankyou no rekuiemu wo koe wo karashite utau sora ni todokimasu you ni
koko de minna ga ayunde kita michi to sonzai no shoumei tooku todokimasu you ni to takaku kakage

‘Ku menyanyikan Requiem yang bergema hingga habis suaraku, berharap bisa menjangkau langit.
Bukti bila mereka hidup di sini, serta jalan yang mereka tapaki, terbenam di dalam hatiku. ‘Ku junjung tinggi hingga bisa tersampaikan…

雪解けの頃に生まれて 桜の頃に目を開く
六を目印に手と手を繋いで同じ歩幅で歩んでいく
いつも隣りでは騒がしく笑ってた そんな君たちが誇りなのさ
でも永遠なんてあるはずなくて 別れの音が耳鳴りのように

yukidoke no koro ni umarete sakura no koro ni me wo hiraku
roku wo mejirushi ni te to te wo tsunaide onaji hohaba de ayunde iku
itsumo tonari de wa sawagashiku waratteta sonna kimi-tachi ga hokori nano sa
demo eien nante aru hazu nakute wakare no oto ga miminari no you ni

Terlahir kala salju mencair, membuka matanya kala bunga sakura bermekaran.
Dengan ‘6’ sebagai lambang kita, kita saling bergandengan tangan, melangkah bersama.
Selalu berada di sisiku, tertawa lepas. Merasa bangga dengan diri kalian.
Namun, tiada mungkin semua ini bisa abadi. Gema perpisahan berdengung dalam telingaku.

一の君は闇夜を照らして千の針に穿かれ 三の君はただ独りで水面に消えた
四の君はあたかも身代わりなるように暗い底へ引きずり込まれ泡と静寂だけを残した

ichi no kimi wa yamiyo wo terashite sen no hari ni tsuranukare san no kimi wa tada hitori de minamo ni kieta
yon no kimi wa ataka mo migawari naru you ni kurai soko e hikizuri komare awa to seijaku dake wo nokoshita

#1 menyinari kegelapan, diselimuti oleh ribuan jarum. #3 lenyap dalam air, sendirian.
#4 diseret tenggelam, mengorbankan dirinya demi orang lain. Hanya buih dan kesunyian yang tersisa.

強く残響の鎮魂歌を声を枯らして歌う 空に届きますように
揺れる感情掻き乱す声裂けた言葉の交響 何度も繰り返すように
鳴り止まぬ残響が締め付ける耳を塞いだ両手 返してとただ呟いた
頬を撫でて零れ落ちる鈍く響いた共鳴 何度もこだまするように抉り取る

tsuyoku zankyou no rekuiemu wo koe wo karashite utau sora ni todokimasu you ni
yureru kanjou kakimidasu koe saketa kotoba no koukyou nando mo kurikaesu you ni
nariyamanu zankyou ga shimetsukeru mimi wo fusaida ryoute kaeshite to tada tsubuyaita
hoho wo nadete kobore ochiru nibuku hibiita kyoumei nando mo kodama suru you ni eguritoru

Sekuat tenaga kunyanyikan Requiem yang bergema hingga habis suaraku, berharap bisa menjangkau langit.
Kata-kataku mengaduk perasaanku yang bimbang, memecah suaraku. Terus bergema.
Kututup kedua telingaku, dengungan itu semakin menekanku. “Kembalikan…” bisikku.
Gema lembut membelai pipiku lalu tumpah. ‘Ku mengeruknya supaya bisa terus bergema.

結んでた約束も 透明になって ふわりふわりふわり舞う
後悔も 原罰も 贖罪も ゆらりゆらりゆらり廻う
掴んでた掌も 透明になって ひらり ひらり ひらり舞う
微笑みも あの声も 温もりも くるりくるりくるり廻う
繋いでた約束も 透明になって ぽろり ぽろり ぽろり泣く

musundeta yakusoku mo toumei ni natte fuwari fuwari fuwari mau
koukai mo genbatsu mo shokuzai mo yurari yurari yurari mau
tsukandeta tenohira mo toumei ni natte hirari hirari hirari mau
hohoemi mo ano koe mo nukumori mo kururi kururi kururi mau
tsunaideta yakusoku mo toumei ni natte porori porori porori naku

Janji yang menghubungkan kita bersama telah lenyap. Dengan lembutnya berdansa…
Penyesalan, hukuman yang seharusnya diterima, serta penebusan kesalahan. Berayun-ayun berdansa…
Tangan kalian yang ‘ku genggam pun telah lenyap. Perlahan-lahan berdansa…
Senyum, suara, hangat tubuh kalian. Berputar-putar berdansa…
Janji yang mengikat kita bersama telah lenyap. Menetes-netes… Aku menangis…

愛すること夢みること希望なんてバカバカしくて
この瞳に映るモノクロ もうどうでもいいや
それでもなお戦うのはそれを否定すればするほど
君の全てを否定していく気がして…

aisuru koto yume miru koto kibou nante bakabakashikute
kono hitomi ni utsuru monokuro mou dou demo ii ya
sore demo nao tatakau no wa sore wo hitei sureba suru hodo
kimi no subete wo hitei shite iku ki ga shite…

Cinta, mimpi, dan harapan… semua itu benar-benar konyol.
Yang mataku lihat hanyalah hitam-putihnya dunia. Tidak ada lagi yang ‘ku pedulikan.
Meski begitu, aku terus bertarung karena semakin aku menyangkalnya
Semakin aku merasa menyangkal keberadaan kalian…

六の目印を失って それでも止まることはできなくて
目まぐるしく移り変わる景色と 新しい仲間との出会い
ただ直向きに繰り返し進んだ ただ次こそは守れるようにと
未来を分けたあの場所へ一緒に向かうはずだったのに

roku no mejirushi wo ushinatte sore demo tomaru koto wa dekinakute
memagurushiku utsuri kawaru keshiki to atarashii nakama to no deai
tada hitamuki ni kurikaeshi susunda tada tsugi koso wa mamoreru you ni to
mirai wo waketa ano basho e issho ni mukau hazu datta noni

Telah hilang simbol ‘6’ dari diriku, tetapi aku tidak bisa berhenti.
Pemandangan dihadapanku berubah secepat kilat, lalu aku bertemu kawan-kawan baru.
Hanya terus melangkah maju, mengulangi hal yang sama tanpa banyak pikir panjang, supaya suatu hari nanti aku bisa melindungi mereka yang dekat denganku.
Meski begitu, kita seharusnya pergi ke tempat itu, bersama…

命燃やす紅蓮の激震黒煙を撒き散らし 音も熱も引き裂くように光へと消える
遠くから祈るだけ嗚呼どうして私はそこで共に戦えないのだろう 悔しさだけを残した

inochi moyasu guren no gekishin kokuen wo makichirashi oto mo netsu mo hikisaku you ni hikari e to kieru
tooku kara inoru dake aa doushite watashi wa soko de tomo ni tatakaenai no darou kuyashisa dake wo nokoshita

Dengan nyawa yang terbakar habis oleh gempa merah, mereka lenyap dalam cahaya, gumpalan asap hitam kian meluas. Seakan suara dan panas mereka terpecah habis.
‘Ku hanya bisa berdo’a dari jauh sana. Ahh, mengapa aku tidak bisa bertarung bersama kalian? Yang tersisa hanyalah penyesalan.

遠く残響の鎮魂歌を声を枯らして歌う 空に届きますように
頬を撫でて零れ落ちる鈍く響いた共鳴 白い吐息に乗せて叫ぶ 叫ぶ 叫ぶ残響
君たちも残されたんだね残酷な運命だ 意味はあるの?意義はあるの?全部 全部 消して 消して
決して忘れないと歌った君のあの歌も涙も私は全部忘れないよ 深く 深く 胸に 刻み付けよう

tooku zankyou no rekuiemu wo koe wo karashite utau sora ni todokimasu you ni
hoho wo nadete kobore ochiru nibuku hibiita kyoumei shiroi kokyuu ni nosete sakebu sakebu sakebu zankyou
kimi-tachi mo nokosareta nda ne zankoku na unmei da imi wa aru no? igi wa aru no? zenbu zenbu keshite keshite
kesshite wasurenai to utatta kimi no ano uta mo namida mo watashi wa zenbu wasurenai yo fukaku fukaku mune ni kizami tsukeyou

Kunyanyikan Requiem yang bergema menuju tempat jauh itu hingga habis suaraku, berharap bisa menjangkau langit.
Gema lembut membelai pipiku lalu tumpah. Terbawa oleh nafas berasapku. Teriakan, teriakan, teriakan bergema…
Kalian semua juga telah ditinggalkan ‘kan? Sungguh takdir yang kejam. Apakah ada arti atau pun makna dari semua ini? Hapus… hapuskan segalanya…
‘Ku bernyanyi supaya ‘ku ‘tak ‘kan pernah lupa. ‘Tak ‘kan pernah bisa ‘ku lupakan nyanyianmu atau pun air matamu… ‘Kan ‘ku ukir jauh, jauh di dalam hatiku.

いざ行かん命運を分かつ桜舞うほどの激情
手にするのは勝利なのか泥のような屈辱なのか

iza yukan meiun wo wakatsu sakura mau hodo no gekijou
te ni suru no wa shouri nano ka doro no you na kutsujoku nanoka

Kita tentukan takdir kita! Terasa amarah yang membuat bunga-bunga sakura berdansa.
Apakah kemenangan yang akan kita genggam? Atau dipermalukan bagai tenggelam dalam kubangan lumpur?

いざススメ天命に賭ける桜散るほどの焦燥
手にするのは侮蔑なのか錆び付いた勝利なのか
どうしてまた私は共に戦えないのだろう
悔しさを噛み締め祈る また会えますようにと

iza susume tenmei ni kakeru sakura chiru hodo no shousou
te ni suru no wa bubetsu nanoka sabitsuita shouri nanoka
doushite mata watashi wa tomo ni tatakaenai no darou
kuyashisa wo kamishime inoru mata aemasu you ni to

Majulah! Bertaruh dengan takdir. Terasa kekesalan yang membuat bunga-bunga sakura bertebaran.
Apakah kita bisa pulang membawa rasa puas? Atau hanya kemenangan yang terasa pahit?
Kenapa aku tidak bisa bertarung bersamamu lagi?
Memikirkan rasa frustrasiku, aku berdo’a… Berdo’a supaya kita bisa bertemu lagi…

遠く遠くで上がる炎 もう無理だと知りつつ微笑う君のその姿は美しかったのだろう

tooku tooku de agaru honoo mou muri da to shiritsutsu warau kimi no sono sugata wa utsukushikatta no darou

Api membara di kejauhan. Sosokmu yang terus tersenyum begitu indah meski dalam hati kau tahu bila segalanya telah sirna.

響くように手拍子 リズムにのって 【響くように手拍子 リズムにのって】
弾むように足踏み リズムになって 【弾むように足踏み リズムになって】
音を鳴らすのは崩壊と無機質に明日を奪う悲鳴
リズム刻むのは後悔と無感情に明日を壊す矛盾だけ

hibiku you ni tebyoushi rizumu ni notte “hibiku you ni tebyoushi rizumu ni notte”
hazumu you ni ashibumi rizumu ni natte “hazumu you ni ashibumi rizumu ni natte”
oto wo narasu no wa houkai to mukishitsu ni asu wo ubau himei
rizumu kizamu no wa koukai to mukanjou ni asu wo kowasu mujun dake

Tepuk tangan bergema bersama dengan irama. (Tepuk tangan bergema bersama dengan irama.)
Gema langkah kaki menyatu membentuk irama. (Gema langkah kaki menyatu membentuk irama.)
Namun, suara yang bisa terdengar hanyalah teriakan mereka yang masa depannya direnggut oleh kehancuran dan ketidakmanusiaan.
Dan hanyalah sebuah kontradiksi, menghancurkan masa depan dengan penyesalan dan ketidakpedulian, mainkan iramanya!

目を伏せて運命を呪う桜枯れ落ちた狂躁
手にしたのは無力感と捨てたはずの色彩
どうしてまた私を残していなくなったの
孤独になる名声なんていらないから返して

me wo fusete unmei wo norou sakura kare ochita kyousou
te ni shita no wa muryokukan to suteta hazu no shikisai
doushite mata watashi wo nokoshite inaku natta no
kodoku ni naru meisei nante iranai kara kaeshite

‘Ku alihkan mataku, mengutuk takdirku. Bunga sakura layu lalu berjatuhan. Penuh kegilaan.
Yang ‘ku dapatkan hanyalah ketidakberdayaan dan warna yang kukira telah ‘ku buang.
Kenapa kalian harus lenyap dan pergi meninggalkanku lagi?
Aku tidak ingin dikenal karena kesendirianku… Kembalikan mereka!

せめて最後に空へ放つもう無駄だと知りつつ火焔吐いたその姿は泣き叫ぶ鳥のようで

semete saigo ni sora e hanatsu mou muda da to shiritsutsu kaen haita sono sugata wa naki sakebu tori no you de

Kamu menembakan api-api ke angkasa meski kamu tahu bila semua itu tidak ada gunanya. Sosokmu bagaikan kawanan burung, meneriakkan isak tangis mereka.

響くように手拍子 リズムにのって 【響くように手拍子 リズムにのって】
弾むように足踏み リズムになって 【弾むように足踏み リズムになって】
音を鳴らすのは崩壊と無機質に明日を奪う悲鳴
リズム刻むのは後悔と無感情に明日を壊す矛盾だけ

hibiku you ni tebyoushi rizumu ni notte “hibiku you ni tebyoushi rizumu ni notte”
hazumu you ni ashibumi rizumu ni natte “hazumu you ni ashibumi rizumu ni natte”
oto wo narasu no wa houkai to mukishitsu ni asu wo ubau himei
rizumu kizamu no wa koukai to mukanjou ni asu wo kowasu mujun dake

Tepuk tangan bergema bersama dengan irama. (Tepuk tangan bergema bersama dengan irama.)
Gema langkah kaki menyatu membentuk irama. (Gema langkah kaki menyatu membentuk irama.)
Namun, suara yang bisa terdengar hanyalah teriakan mereka yang masa depannya direnggut oleh kehancuran dan ketidakmanusiaan.
Dan hanyalah sebuah kontradiksi, menghancurkan masa depan dengan penyesalan dan ketidakpedulian, mainkan iramanya!

響くように手拍子 リズムにのって 【響くように手拍子 リズムにのって】
弾むように足踏み リズムになって 【弾むように足踏み リズムになって】

hibiku you ni tebyoushi rizumu ni notte “hibiku you ni tebyoushi rizumu ni notte”
hazumu you ni ashibumi rizumu ni natte “hazumu you ni ashibumi rizumu ni natte”

Tepuk tangan bergema bersama dengan irama. (Tepuk tangan bergema bersama dengan irama.)
Gema langkah kaki menyatu membentuk irama. (Gema langkah kaki menyatu membentuk irama.)

響くように手拍子 リズムにのって 同じ空の向こうへ伝わるように
上向いて ラッパッパッ 飛ぶように
下向いて  ラッパッパッ 笑顔で  ラッパッパッ ほら
弾むように足踏み リズムになって 同じ海の向こうへ伝わるように
右向いて  ラッタッタッ 跳ぶように
左向いて  ラッタッタッ 笑顔で  ラッタッタッ

hibiku you ni tebyoushi rizumu ni notte onaji sora no mukou e tsutawaru you ni
ue muite rappapa tobu you ni
shita muite rappapa egao de rappapa hora
hazumu you ni ashibumi rizumu ni natte onaji umi no mukou e tsutawaru you ni
migi muite rattata tobu you ni
hidari muite rattata egao de rattata

Tepuk tangan bergema bersama dengan irama. ‘Ku berharap suara itu bisa tersampaikan di bawah langit yang sama.
Lihat ke atas [rappa-pa] berharap ‘ku bisa terbang.
Lihat ke bawah [rappa-pa] dengan senyuman [rappa-pa]! Ayo
Gema langkah kaki menyatu membentuk irama. ‘Ku berharap suara itu bisa tersampaikan di atas laut yang sama.
Lihat ke kanan [rappa-pa] berharap ‘ku bisa terbang.
Lihat ke kiri [rappa-pa] dengan senyuman [rappa-pa]!

響くように手拍子 リズムにのって 同じ空の向こうへ伝わるように
上向いて ラッパッパッ 飛ぶように
下向いて  ラッパッパッ 笑顔で  ラッパッパッ ほら
弾むように足踏み リズムになって 同じ海の向こうへ伝わるように
右向いて  ラッタッタッ 跳ぶように
左向いて  ラッタッタッ 笑顔で  ラッタッタッ

hibiku you ni tebyoushi rizumu ni notte onaji sora no mukou e tsutawaru you ni
ue muite rappapa tobu you ni
shita muite rappapa egao de rappapa hora
hazumu you ni ashibumi rizumu ni natte onaji umi no mukou e tsutawaru you ni
migi muite rattata tobu you ni
hidari muite rattata egao de rattata

Tepuk tangan bergema bersama dengan irama. ‘Ku berharap suara itu bisa tersampaikan di bawah langit yang sama.
Lihat ke atas [rappa-pa] berharap ‘ku bisa terbang.
Lihat ke bawah [rappa-pa] dengan senyuman [rappa-pa]! Ayo
Gema langkah kaki menyatu membentuk irama. ‘Ku berharap suara itu bisa tersampaikan di atas laut yang sama.
Lihat ke kanan [rappa-pa] berharap ‘ku bisa terbang.
Lihat ke kiri [rappa-pa] dengan senyuman [rappa-pa]!

遠く遠くまで果てなき旅の終着点
紡ぎとり綴りきったあの歌を何度何度でも繰り返し歌うけれど
Не век тебе пташечкой звонко распевать
ура Тrа Iа Iа … 忘れないと胸に刻む響鳴
ура Тrа Iа Iа … おや?もう時間だねCпасибо,

tooku tooku made hate naki tabi no shuuchakuten
tsumugi tori tsudzuri kitta ano uta wo nando nando demo kurikaeshi utau keredo
Ne vek tebe ptashechkoy zvonko raspevat’
ura Tra la la … wasurenai to mune ni kizamu kyoumei
ura Tra la la … oya? mou jikan da ne spasibo

Di perhentian terakhir perjalanan yang tiada berujung ini, jauh di sana,
Aku terus menyanyikan lagu ini yang terus bergama sepanjang masa, tetapi…
“Musim para burung perkicau ‘tuk bernyanyi tidaklah abadi.”
Ayo! Tra la la! “Jangan pernahlah lupa.” Gema mengukir pesan itu di dalam hatiku.
Ayo! Tra la la! …Oh? Sudah waktunya. Terima kasih…

此処で聴いた歌が胸を掻き毟るんだ
да с песней той, что вдаль летит звеня,
да с той старинною, с той семиструнною,
что по ночам так мучила меня.
ура Тrа Iа Iа … 忘れないと胸に刻む信頼
ура Тrа Iа Iа … さあもう時間だねдо свидания,

koko de kiita uta ga mune wo kakimushiru nda
da s pesney toy, chto vdal’ letit zvenya
da s toy starinnoyu, s toy semistrunnoyu
chto po nocham tak muchila menya
ura Tra la la wasurenai to mune ni kizamu shinrai
ura Tra la la saa mou jikan da ne do svidaniya

Nyanyian yang ‘ku dengar di sini menyayat hatiku.
“Lagu yang menggema hingga jauh.
Kenanganku dan gitar bersenar tujuh.
Menyayat hatiku setiap malam.”
Ayo! Tra la la! “Jangan pernahlah lupa.” Rasa percaya mengukir pesan itu di dalam hatiku.
Ayo! Tra la la! …Oh? Sudah waktunya. Selamat tinggal…

響くように手拍子 リズムにのって 同じ空の向こうへ伝わるように
上向いて ラッパッパッ 飛ぶように
下向いて  ラッパッパッ 笑顔で  ラッパッパッ ほら
弾むように足踏み リズムになって 同じ海の向こうへ伝わるように
右向いて  ラッタッタッ 跳ぶように
左向いて  ラッタッタッ 笑顔で  ラッタッタッ

hibiku you ni tebyoushi rizumu ni notte onaji sora no mukou e tsutawaru you ni
ue muite rappapa tobu you ni
shita muite rappapa egao de rappapa hora
hazumu you ni ashibumi rizumu ni natte onaji umi no mukou e tsutawaru you ni
migi muite rattata tobu you ni
hidari muite rattata egao de rattata

Tepuk tangan bergema bersama dengan irama. ‘Ku berharap suara itu bisa tersampaikan di bawah langit yang sama.
Lihat ke atas [rappa-pa] berharap ‘ku bisa terbang.
Lihat ke bawah [rappa-pa] dengan senyuman [rappa-pa]! Ayo
Gema langkah kaki menyatu membentuk irama. ‘Ku berharap suara itu bisa tersampaikan di atas laut yang sama.
Lihat ke kanan [rappa-pa] berharap ‘ku bisa terbang.
Lihat ke kiri [rappa-pa] dengan senyuman [rappa-pa]!

哀悼も約束も 透明になって ふわりふわりふわり舞う
律動と旋律も 透明になって ゆらりゆらりゆらり廻う
瓦解した掌も 透明になって ひらりひらりひらり舞う
特別な名声も 透明になって くるり くるり くるり廻う
薄紅の傷痕も 透明になった ぽろり ぽろり ぽろり咲く

aitou mo yakusoku mo toumei ni natte fuwari fuwari fuwari mau
ritsudou to senritsu mo toumei ni natte yurari yurari yurari mau
gakai shita tenohira mo toumei ni natte hirari hirari hirari mau
tokubetsu na meisei mo toumei ni natte kururi kururi kururi mau
usubeni no kizuato mo toumei ni natta porori porori porori saku

Penyesalan dan janji mulai memudar. Dengan lembutnya berdansa…
Ritme dan melodi mulai memudar. Berayun-ayun berdansa…
Telapak tanganku yang ‘tak berdaya mulai memudar. Perlahan-lahan berdansa…
Namaku yang dikenal mulai memudar. Berputar-putar berdansa…
Bekas lukaku yang kemerahmudaan pun mulai memudar. Berjatuhan… lalu mekar…

愛すること夢みること希望なんて信じれなくても
この瞳に映るモノクロ 寓話になって
過去へ続く道を辿り過ちを繰り返さずに
明日へ続く道標へとなろう

ai suru koto yume miru koto kibou nante shinjirenakutemo
kono hitomi ni utsuru monokuro guuwa ni natte
kako e tsudzuku michi wo tadori ayamachi wo kurikaesazu ni
asu e tsudzuku michishirube e to narou

Meski pun diriku tidak bisa percaya akan cinta, mimpi mau pun harapan,
Pemandangan monokrom di hadapanku ini ‘kan menjadi sebuah kisah.
‘Tak ‘kan ‘ku berjalan menuju masa lalu. ‘Tak ‘kan kuulangi kesalahan yang sama.
‘Ku ‘kan menjadi penuntun menuju hari esok.

一の君は恐れず貫くあの勇力をくれた 三の君は分け隔てない仁愛をくれた
四の君は優しいあの友愛をくれた 次は私が両手いっぱいの宝物を紡いでゆく番だ

ichi no kimi wa osorezu tsuranuku ano yuuryoku wo kureta san no kimi wa wakehedatenai jin’ai wo kureta
yon no kimi wa yasashii ano yuuai wo kureta tsugi wa watashi ga ryote ippai no takaramono wo tsumuide yuku ban da

#1 terus bertahan tanpa kenal takut. Memberiku keberanian. #3 mengajarkanku kebaikan hati tanpa pandang siapa.
#4 kebaikanmu memberikanku persahabatan yang lembut. Selanjutnya adalah giliranku ‘tuk memberikan semua harta yang ada dalam genggamanku ini.

もしも願いが叶うのなら涙零さなくていい笑顔零れる日々を
明日へ望む光となって刻むこの“信頼”を最後の誇りにしよう

moshimo negai ga kanau no nara namida kobosanakute ii egao koboreru hibi wo
asu e nozomu hikari to natte kizamu kono “shinrai” wo saigo no hokori ni shiyou

Bila satu pintaku bisa terkabul ‘ku mengharapkan hari-hari penuh canda-tawa tanpa setetes pun air mata.
Menatap menuju hari esok, ‘ku ‘kan menjadi cahaya. ‘Kepercayaan’ ‘kan menjadi hal terakhir yang bisa ‘ku banggakan, ‘ku ukir itu di dalam hatiku.

今も残響の鎮魂歌は白い大地を越えて 空に届いていますか
生きた証明伝えていくからどうか揺るぎない声で 響き伝わりますように
鳴り止まぬ残響の鎮魂歌を声の限りに歌う
残された共鳴のために歌を奏でよう 夜が明けるように

ima mo zankyou no rekuiemu wa shiroi daichi wo koete sora ni todoite imasuka
ikita shoumei tsutaete iku kara douka yuruginai koe de hibiki tsutawarimasu you ni
nari yamanu zankyou no rekuiemu wo koe no kagiri ni utaou
nokosareta kyoumei no tame ni uta wo kanadeyou yo ga akeru you ni

Requiem yang bergema ini saat ini pun melintasi tanah putih ini. Bisakah kau mendengarnya di atas langit sana?
Selagi ‘ku bernyanyi untukmu, ‘ku membuktikan bila ‘ku masih hidup, bernyanyi dengan suara merdu. ‘Ku berharap nyanyianku bisa bergema dan tersampaikan padamu…
‘Ku ‘kan terus menyanyikan Requiem yang bergema ini selama suaraku masih bisa ‘ku lepaskan.
‘Kan ‘ku nyanyikan lagu ini demi gema yang tertinggal, berharap fajar ‘kan datang.

さあ昔話は終わり 次は君たちが綴ってく未来

saa mukashibanashi wa owari tsugi wa kimi-tachi ga tsudzutteku mirai

Kisah tentang masa lalu ini kini telah berakhir. Sekarang waktunya ‘tuk mendengar kisah tentang masa depan yang kalian ‘kan tulis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s