Register6 – And the Gods Disappeared Lirik Indonesia

Lagu Register6 lainnya yang ane terjemahin~ (entah kenapa tiap kali ane mau ngetik selalu aja Register7…)

Lagu theme extra stage MoF rasanya lebih tenar yah ketimbang theme-nya Suwako sendiri. But, buat ane 2-2nya bagus. Yep, bagus. (ane bukan pengamat musik cuma penikmat aja)

Well, tiap kali tema Suwako diangkat yang selalu menjadi inti permasalahan pasti soal ‘Faith’ atau ‘Keimanan/Kepercayaan’ yang semakin lama semakin hilang di negara asalnya, Jepang. Setiap manusia tentunya perlu yang namanya penuntun, pilar kehidupan yang dapat menopang hidup kita saat mengalami kesulitan. Tapi, saat manusia sudah melupakan Dewa dan tidak peduli akan hal-hal mistis dan lebih sibuk berkutat dengan hal duniawi? Apa para Dewa akan diam saja?

Thanks buat Shion untuk translas english nya.

—————————

And the Gods Disappeared
明日ハレの日、ケの昨日 | 東方風神録 (TH10 MoF ~Extra Stage Theme~)
Vokal: Kei(DHS)
Lirik + Aransemen: ロー (low)
Circle: Register6
Album: 繋縛ノ境界
Dirilis saat event: C89

————————-

A faith disappeared. god will drown
崩れた信仰のカケラ
I can’t do anything about it.
流れる時間が蝕んでく
儚く

A faith disappeared, god will drown
kuzureta shinkou no kakera
I can’t do anything about it.
negareru jikan ga mushibandeku
hakanaku

Kepercayaan telah hilang, dewa-dewa ‘kan tenggelam dalam arus deras zaman.
Serpihan kepercayaan yang hancur
‘Tak ada yang bisa kulakukan ‘tuk menghentikannya.
Waktu yang terus mengalir perlahan runtuh
Begitu fananya…

忘れ去れた過去 神の意味はありはしない
消える詞薄れゆく色彩は遠く過ぎた景色

wasuresareta kako kami no imi wa ari wa shinai
kieru kotoba usure yuku shikisai wa tooku sugita keshiki

Makna akan Dewa bukan sesuatu yang ada pada masa lalu yang telah kutinggalkan, terlupakan;
Kata-kata telah lenyap di tempat yang begitu jauh di mana warna-warna mulai meredup, ‘tak bisa kujangkau…

The night will come. That’s cold night.
消える温度、変わる景色
Maybe it’s time. I was left behind.
意識は暗闇に溶け込む
戻れない

The night will come. That’s cold night.
kieru ondo, kawaru keshiki
Maybe it’s time. I was left behind.
ishiki wa kurayami ni tokekomu
modorenai

Malam ‘kan datang. Malam yang dingin itu.
Kehangatan yang lenyap, pemandangan yang berubah-ubah
Mungkin sudahlah waktunya bagi diriku ‘tuk ditinggalkan.
Niatku menyatu bersama dalam kegelapan
Tak’kan pernah kembali

嘘を吐き捨ててた 消えていいと 運命だって
隠す想い 脳裏に浮かぶ影も 見えない振りをしてた

uso o haki suteteta kiete ii to sadame datte
kakusu omoi nouri ni ukabu kage mo mienai furi o shiteta

“‘Tak apa meski ‘ku harus lenyap, ini sudahlah takdirku,” kumuntahkan kebohongan seperti itu
Berpura-pura ‘tak melihat harapan tersembunyi dan bayangan yang terus mengambang dalam pikiranku

I knew, I knew, I lied to myself.
I knew, I knew, I can’t lie to my own feelings.

Memang, memang, aku membohongi diriku sendiri.
Memang, memang, aku tidak bisa lari dari perasaanku sendiri.

わかっていた

wakatteita

Aku sudah tahu itu…

忘れ去られた過去 動き出した今

wasuresareta kako ugoki dashita ima

Masa lalu yang sudah kutinggalkan kini kembali bergerak

I can’t lie to my own feelings

Aku tidak bisa lari dari perasaanku sendiri.

過去の景色 別れをつげ 薄れてゆく 色彩に花束を
幻想 忘れられた世界へ 動き出した刻へ

kako no keshiki wakare o tsuge usurete yuku shikisai ni hanataba o
gensou wasurerareta sekai e ugoki dashita toki e

Setelah pemandangan masa laluku, datanglah perpisahan; ‘Kan ‘ku berikan seikat bunga pada warna-warna yang meredup itu
Pada ilusi, dunia yang terlupakan. Pada waktu yang mulai kembali bergerak

I knew, I knew, I lied to myself.
I knew, I knew, I can’t lie to my own feelings.

Memang, memang, aku membohongi diriku sendiri.
Memang, memang, aku tidak bisa lari dari perasaanku sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s