凋叶棕 – ロストドリーム・ジェネレーションズ (Lost Dream Generations) Lirik Indonesia

Lagu pertama di album ini yang ane terjemahin, dan nampaknya album ini akan berfokus pada ‘percuma; sia-sia; tak ada gunanya; hampa.’

Saat pertama kali manusia meluncurkan projek Voyager (voyager=pengelana), mereka dipenuhi oleh antisipasi serta kekhawatiran yang begitu besar, akan seperti apakah projek ini berlangsung dan akankah mereka berhasil mengabulkan antisipasi orang-orang di saat itu.

Namun, bagaimana dengan orang-orang pada masa sekarang? Setelah segalanya menjadi jelas, setelah segalanya terungkap, masih adakah antisipasi serta impian yang bisa kita cari? Atau justru hanya kekhawatiran yang ada dalam benak?

Thanks buat kafka untuk terjemahan englishnya.

———————-

ロストドリーム・ジェネレーションズ
Lost Dream Generations
ヴォヤージュ1969|東方永夜抄 (TH8 IN ~Final Stage Theme~)
Vokal: めらみぽっぷ
Aransemen + Lirik: RD-Sounds
Circle: 凋叶棕
Album: 徒 -itazura-
Dirilis saat event: Reitaisai 10

———————–

Does that one small step for man really become a giant leap for mankindー?

Apakah satu langkah kecil oleh manusia itu sungguh menjadi lompatan besar bagi umat manusiaー?

ーかつて、旅人がいた。
大いなる夢を託され、
「期待」と、「不安」を抱いて、
箱舟に乗って、彼は旅立った。

-katsute, tabibito ga ita.
ooi naru yume wo takusare,
“kitai” to, “fuan” wo daite,
hakobune ni notte, kare wa tabidatta.

ーPada suatu masa, ada seorang pengelana.
Dia mengemban mimpi yang maha besarnya,
Yang ia bawa ialah “ekspektasi” jugalah “kerisauan”,
Dengan menaiki sebuah bahtera, ia pergi berkelana.

ーかくして、その旅人は。
大いなる夢を成し遂げた。
小さな、人の一歩を、
偉大な証を、そこに刻み込んだ。

-kakushite, sono tabibito wa.
ooi naru yume wo nashitogeta.
chiisa na, hito no ippo wo
idai na akashi wo, soko ni kizamikon’da.

ーKemudian, pengelana itu
Memenuhi impian yang teramat besar itu.
“Satu langkah kecil oleh manusia…”
Dia meninggalkan sebuah bukti yang begitu mengagumkan di sana.

その一歩が成しえた、
大いなる飛躍は、
ぼくらに夢の続きを託したようだけれど、

sono ippo ga nashieta,
ooi naru hiyaku wa,
bokura ni yume no tsudzuki wo takushita you dakeredo,

Dengan apa yang telah diraih dengan satu langkahnya itu,
‘…sebuah lompatan besar bagi umat manusia.’
Nampaknya kita ditinggalkan untuk melanjutkan mimpi itu pula, tetapi…

その夢の続きを、
託されたぼくらが、
生きる世界は、どうやら。
大いなる夢を抱けるほど、
期待に溢れてはいなかったんだ。

sono yume no tsudzuki wo,
takusareta bokura ga,
ikiru sekai wa, douyara.
ooi naru yume wo idakeru hodo,
kitai ni afurete wa inakattan’da.

Nampaknya dunia di mana kita
Dipercayakan dengan tugas
Untuk melanjutkan mimpi itu, dan hidup,
Tidaklah dipenuhi oleh antisipasi
Yang bisa menahan mimpi yang semaha besar itu.

ーどうして、
置き忘れてしまったんだ。
二十世紀の旅人は、
確かに抱えていたのに。

-doushite,
okiwasureteshimattan’da.
nijuuseiki no tabibito wa,
tashika ni kakaeteita no ni.

ーMengapa
Kita bisa lupa untuk membawanya?
Pengelana abad ke-20 itu,
Pasti membawa hal itu bersamanya.

ー或いは、
そんなものが、最初から、
偽りの幻でしか、無かったのか?

-arui wa,
son’na mono wa, saisho kara,
itsuwari no yume de shika, nakatta no ka?

ーAtau mungkin,
Sejak dari awal pun, hal tersebut
Hanyalah sebuah mimpi, suatu ilusi?

そうしてぼくらに、残されたのは、
かわりにぼくらが、抱えているのは、
不安とほんの少しの幻想だけなんだ。

soushite bokura ni, nokosareta no wa,
kawari ni bokura ga, kakaeteiru no wa,
fuan’ to hon’ no sukoshi no yume dake nan’da.

Kemudian, yang ditinggalkan pada kita ialah
Yang kita bawa pada diri kita justru hanyalah
Kerisauan, juga setitik mimpi dan fantasi.

Does that one small step for man really become a giant leap for mankindー?

Apakah satu langkah kecil oleh manusia itu sungguh menjadi lompatan besar bagi umat manusiaー?

ー未知なる、世界を目掛け、
全てを暴いていって、
残った世界の残滓に、
どんな冒険が残されたのだろうか?

-michi naru, sekai wo megake,
subete wo abaiteitte,
nokotta sekai no zan’shi ni,
don’na bouken’ ga nokosareta no darou ka?

ーSetelah mendaratkan diri di tempat yang tak dikenal,
Setelah semuanya telah jelas,
Dengan apa yang tersisa di dunia ini,
Petualangan seperti apakah yang bisa dimiliki?

「未来」と言う、響きに、
こめられた思いは、
尊い光を放ち続けたのだろうが、

“mirai” to iu, hibiki ni,
komerareta omoi wa,
toutoi hikari wo hanachitsudzuketa no darou ga,

Dalam kata-kata “masa depan” itu,
Pastilah ada,
Sebuah cahaya berharga yang dinyalakan oleh setiap emosi yang tertanam di dalamnya, tetapi…

その、謂わば「未来」に
生きていくぼくらは、
「何に思いをこめれば、いいのか。」
なんて問い一つさえ、
満足に答えられはしないんだ。

sono, iwaba “mirai” ni
ikiteiku bokura wa,
“nani ni omoi wo komereba, ii no ka.”
nan’te toi hitotsu sae,
man’zoku ni kotaerare wa shinain’da.

Bagi kami, yang sekarang hidup
Pada “masa depan” itu
“Kemanakah sekarang kami harus mengarahkan emosi kami?”
Ialah suatu pertanyaan
Yang tiada jawabnya.

ーいつしか、
夢を無くしたぼくらが、
「Voyager」として旅立つことを、
託されていたのだとして。

-itsushika,
yume wo nakushita bokura ga,
tabibito to shite tabidatsu koto wo,
takusareteita no da to shite.

ーBila kita,
Yang kehilangan mimpinya di suatu tempat,
Benar-benar diembankan tugas
Untuk pergi sebagai “pengelana” yang sesungguhnya,

ーいったい、
二十一世紀の旅人達は
何処へ、向かっていけばいいのだろう…?

-ittai,
nijuuisseiki no bokura wa
doko e, mukatteikeba ii no darou…?

ーKemanakah kami
Dari abad-21 ini,
Harus kemanakah kami menentukan arah tujuan kami…?

こうしてぼくらが、求めているのは、
かわりにぼくらが、叫んでいるのは、
不安とほんの少しの幻想だけなんだ。

koushite bokura ga, motometeiru no wa,
kawari ni bokura ga, saken’deiru no wa,
fuan’ to hon’ no sukoshi no yume dake nan’da.

Kemudian, apa yang kami cari ialah
Apa yang kami teriakkan justru hanyalah
Kerisauan, juga setitik mimpi dan fantasi.

ぼくらは、
夢も持たずに生まれて、
ぼくらは、
行く先もわからぬ旅路の、途中。

bokura wa,
yume mo motazu ni umarete,
bokura wa,
yukusaki mo wakaranu tabiji no, tochuu.

Kami,
Terlahir tanpa mimpi.
Kami,
Berada di tengah jalan, tanpa tahu kemana kami harus pergi.

夢の無いぼくらは、夢を探して。
夢を求めて、幻想を手繰り寄せる。

yume no nai bokura wa, yume wo sagashite.
yume wo motomete, yume wo taguriyoseru.

Diri kami yang ‘tak memiliki mimpi, mencarinya.
Mencarinya, menariknya semakin dekat pada kami.

そうして得た「幻想」でさえも、
きっとぼくらは。
いつか暴かずにはいられないんだ。

soushite eta “yume” de sae mo,
kitto bokura wa.
itsuka abakazu ni wa irarenain’da.

Namun, bahkan “fantasi” yang kami dapatkan,
Pastilah harus
Dijelaskan suatu hari nanti.

ーああ、どうして!
置き忘れてしまったんだ。
二十世紀の旅人は、
確かに抱えていたのに!

-aa, doushite!
okiwasureteshimattan’da.
nijuuseiki no tabibito wa,
tashika ni kakaeteita no ni!

ーOh, Mengapa
Kita bisa lupa untuk membawanya?
Pengelana abad ke-20 itu,
Pasti membawa hal itu bersamanya.

ー或いは、
そんなものは、最初から、
偽りの幻でしか、無かったのか?

-arui wa,
son’na mono wa, saisho kara,
itsuwari no yume deshika, nakatta no ka?

ーAtau mungkin,
Sejak dari awal pun, hal tersebut
Hanyalah sebuah mimpi, suatu ilusi?

そうしてぼくらに、残されたのは、
かわりにぼくらが、抱えているのは、
不安とほんの少しの幻想だけなんだ。

soushite bokura ni, nokosareta no wa,
kawari ni bokura ga, kakaeteiru no wa,
fuan’ to hon’no sukoshi no yume dake nan’da.

Kemudian, yang ditinggalkan pada kita ialah
Yang kita bawa pada diri kita justru hanyalah
Kerisauan, juga setitik mimpi dan fantasi.

せめて、

semete,

Setidaknya,

夢の無いぼくらに、夢をひとつ。
夢の無いぼくらに、幻想をひとつ。
不安とほんの少しの幻想を探すんだ。

yume no nai bokura ni, yume wo hitotsu.
yume no nai bokura ni, yume wo hitotsu.
fuan’ to hon’ no sukoshi no yume wo sagasun’da.

Mari kita, yang tak memiliki mimpi, menggenggam satu mimpi.
Mari kita, yang tak memiliki mimpi, menggenggam satu fantasi.
Mencari kerisauan, juga setitik mimpi dan fantasi.

不安とほんの少しの幻想を抱いて。
不安とほんの少しの幻想を求め。
不安とほんの少しの幻想を叫び。
不安とほんの少しの幻想を探すんだ…

fuan’ to hon’ no sukoshi no yume wo daite.
fuan’ to hon’ no sukoshi no yume wo motome.
fuan’ to hon’ no sukoshi no yume wo sakebi.
fuan’ to hon’ no sukoshi no yume wo sagasun’da…

Mendekap kerisauan, juga setitik mimpi dan fantasi.
Meminta kerisauan, juga setitik mimpi dan fantasi.
Meneriakkan kerisauan, juga setitik mimpi dan fantasi.
Mencari kerisauan, juga setitik mimpi dan fantasi…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s