凋叶棕 – ジ・アノニマス (The Anonymous) Lirik Indonesia

Kadang ada artist yang memperhatikan sesuatu sampai ke hal-hal yang gak terlalu penting. Misalnya potato pot yang sadar kalau Daiyousei punya kemampuan teleportasi dan beberapa artist yang ingat kalau di lengan baju sebelah kiri Sakuya ada tulisan ‘Red Magic’.

Dan sekarang ada RD-Sounds, yang membuat lagu bertemakan peri-peri kecil di stage 1 EoSD. Bagi kita mereka cuma karakter tanpa nama yang kita tembaki tanpa banyak pikir panjang, tapi RD-Sounds punya pemikiran lain tentang mereka.

Thanks buat Releska untuk terjemahan englishnya.

——————-

ジ・アノニマス
The Anonymous
ほおずきみたいに紅い魂 | 東方紅魔郷 (TH6 EoSD ~Stage 1 theme~)
Vokal: めらみぽっぷ
Lirik + Aransemen: RD-Sounds
Album: Motome -求-
Circle: 凋叶棕
Dirilis saat event: Reitaisai 12

——————

声も出さずに。誰かを狙っている。けしてあれらに気を許してはならない。

koe mo dasazu ni. dareka wo neratteiru. keshite arera ni ki wo yurushite wa naranai.

Tanpa bersuara, mereka mengincar seseorang. Jangan pernah lengah jika berhadapan dengan mereka.

それはこんな夜のように…
笑顔を交わした刹那、突然襲い来る。

sore wa konna yoru no you ni…
egao wo kawashita setsuna, totsuzen osoikuru.

Sama seperti dimalam itu…
Di saat kami saling bertukar senyum, tiba-tiba saja mereka menyerang.

―静寂の内に。

―seijaku no uchi ni.

―Dalam keheningan.

力のないものゆえ 群れ集まりながらも
それを指揮するものなどけして持たない

chikara no nai mono yue mureatsumari nagara mo
sore wo shiki suru mono nado keshite motanai

Meski mereka berkumpul karena mereka makhluk lemah,
Tak ada siapapun yang mampu mengendalikan mereka.

歯止めの利かぬがゆえ 発露する暴力は
無名の集まりを以てしては理なく

hadome no kikanu ga yue hatsuro suru bouryoku wa
mumei no atsumari wo motteshite wa kotowari naku

Karena itulah, kekerasan yang ditunjukan
Oleh wujud yang tidak dikenal itu tidak memerlukan alasan.

何者にもなれないままに 群れているだけのものこそ
弱いようでその真実 侮ってはならない

nanimono ni mo narenai mama ni mureteiru dake no mono koso
yowai you de sono shinjitsu anadotte wa naranai

Tanpa bisa menjadi ‘seseorang’, mereka ialah makhluk yang berkelompok.
Nampak lemah, namun kenyataannya… janganlah kamu meremehkan mereka.

その無邪気な笑顔の奥に 何を潜ませているのか
けして知れたものではない 耳を澄ませたなら…

sono mujaki na egao no oku ni nani wo hisomaseteiru no ka
keshite shireta mono de wa nai mimi wo sumaseta nara…

Apakah yang ada di balik senyum polos itu?
Pastilah bukan sesuatu yang bisa diketahui. Namun jika kamu memasang telingamu…

その裏側で、
「あれがひ弱な人間だ、」
狙っているのか。
「あれが我らの獲物だ。」と。

sono uragawa de,
“are ga hiyowa na ningen da,”
neratteiru no ka.
“are ga warera no emono da.” to.

Di balik penampilan mereka…
“Lihat itu ada manusia lemah,”
Apa mereka mengincarku?
“Lihat di sana itu mangsa kita.”

聞えるだろう、
「今宵はあれを拐かそう、」
囁くだろう。
「二度と日の目を見させはしない。」と。

kikoeru darou,
“koyoi wa are wo kadowakasou,”
sasayaku darou.
“nido to hi no me wo misase wa shinai.” to.

Bisakah kamu mendengarnya?
“Malam ini kita culik yang satu itu.”
Apa mereka saling berbisik?
“Jangan biarkan mereka melihat cahaya matahari lagi.”

群がり来るのは まるで誰かを
その仲間として引き入れようとするかのように

muragari kuru no wa maru de dareka wo
sono nakama toshite hiki ireyou to suru ka no you ni

Saat mereka datang bersamaan, seakaan orang lain
Adalah kawan mereka dan mencoba mengajaknya bergabung.

名前を持たない 有るかさえ知れない
笑顔を貼り付けた無名の集団を形成して

namae wo motanai aru ka sae shirenai
egao wo haritsuketa mumei no shuudan wo keisei shite

Tak ada panggilan bagi mereka. Sebuah nama pun entah mereka miliki atau tidak.
Kumpulan tidak dikenal itu, dengan senyum permanen di wajahnya, mulai berwujud…

残酷な自然の権化は その幼い姿かたちは
間引かれた幼き子の 生き写しかとさえ

zankoku na shizen no gonge wa sono osanai sugata katachi wa
mabikareta osanaki ko no ikiutsushi ka to sae

Perwujudan kekejaman alam, dengan wujud bagai mereka yang masih muda
Bahkan menyerupai si kecil-kecil yang telah tiada…

没個性的な笑顔の裏に 凶悪な牙を持ち
多勢に無勢 群がり来れば 抗いようも無く

anonimasu na egao no ura ni gurotekusu na kiba wo mochi
tazei ni buzei muragari kureba aragai you mo naku

Di balik senyum anonim itu ialah taring-taring yang begitu menjijikan rupanya.
Aku kalah jumlah, dan jika mereka datang bergerombol, aku tidak akan mencoba untuk melawan.

恨むこと この身を嘆いては 涙ながら憎むこと
この感情 薄れはしても 消させはしないだろう

uramu koto kono mi wo nageite wa namida nagara nikumu koto
kono omoi usure wa shitemo kesase wa shinai darou

Kesal. Kusindir diriku sendiri, sembari menangis, aku mengutuk mereka.
Perasaan ini – meski lenyap, mungkin sebaiknya aku tidak membiarkannya hilang…

――仲間じゃない。その手を離せ!と。叫ぶ私に
その笑み、終ぞ崩さず。ただ見下すように…

――nakama ja nai. sono te wo hanase! to. sakebu watashi ni.
sono emi, tsuizo kuzusazu. tada mikudasu you ni…

――”Kita bukanlah kawan. Lepaskan tanganmu itu!” Senyuman mereka selagi aku berteriak…
Tidak akan pernah hancur. Seakan mereka memandang rendah diriku…

純粋なままに。偏執的なまでに。
ただ残酷に。私を見つめて。嗚呼。

junsui na mama ni. warai no ioku ni.
tada zankoku ni. watashi wo mitsumete. aa.

Mereka begitu polos. Meski takut, namun aku tertawa.
Terus mereka lakukan dengan kejamnya, sambil memandangiku. Aah…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s